Nasi Putih Tingkatkan Resiko Diabetes Dibanding Minuman Soda

Meningkatnya jumlah penyandang diabetes dari tahun ke tahun menyebabkan otoritas kesehatan Singapura merasakan keprihatinan. Pada tahun 2016 lalu, Menteri Kesehatan Singapura mengatakan bahwa penyakt diabetes sendiri sudah menghabiskan biaya negara lebih dari $1 miliar.

Dengan peningkatan jumlah penderita diabetes, otoritas kesehatan Singapura pun mengidentifikasi salah satu penyebab utama diabetes, yakni nasi putih. Bahkan mereka menyebut bahwa nasi putih lebih buruh dibandingkan minuman soda manis dalam menyebabkan penyakit, termasuk penyakit diabetes.

Orang-orang Asia cenderung lebih beresiko mengalami penyakit diabetes dibanding dengan orang Kaukasia. Hal ini disebabkan karena nasi putih sendiri merupakan makanan pokok sebagian besar orang Asia. Dengan mengonsumsi nasi outih, tubuh dibebani gula darah lebih banyak sehingga meningkatkan resiko diabetes.

Pernyataan tersebut diperkuat dengan data dari analisis meta yang berasal dari empat penelitian besar selama 4-20 tahun yang melibatkan lebih dari 350.000 orang, dan dikerjakan oleh Ketua Eksekutif Dewan Promosi Kesehatan Singapura, bekerjasama dengan Harvard School of Public Health, kemudian diterbitkan dalam Journal British Medical.

Dalam studi tersebut, para peneliti yang terlibat menemukan fakta bahwa sepiring nasi putih yang dikonsumsi dalam satu hari secara teratur meningkatkan resiko diabetes sebesar 11% pada populasi secara keseluruhan.

Untuk itu, meski tidak mengeluarkan rencana untuk meminta masyarakat Singapura berhenti mengonsumsi nasi putih, namun Menteri Kesehatan Singapura berharap bahwa masyarakatnya bisa memilih varietas makanan pokok lain yang lebih sehat, atau pun mencoba mengurangi konsumsi nasi putih.

Di Indonesia sendiri, International Diabetes Federation (IDF) di tahun 2013 mencatat sekitar 9 juta penduduk Indonesia hidup dengan diabetes. Bukanlah hal yang mustahil bahwa data tersebut sudah meningkat drastis pada saat ini.

Untuk itulah, ada baiknya kita mulai mengikuti anjuran Menteri Kesehatan Singapura agar dapat mengganti konsumsi nasi putih sebagai bahan makanan utama, serta melindungi diri dari resiko diabetes sedini mungkin.

Salah satu cara yang dapat dilakukan selain menjalankan pola makan sehat yaitu mengonsumsi obat untuk mengontrol kadar gula dalam darah secara teratur, seperti Melabic. Dibuat dari ekstrak 6 tanaman herbal, Melabic aman untuk dikonsumsi teratur sebagai langkah pencegahan diabetes, mau pun untuk membantu Anda mengontrol kadar gula darah. Terlebih Melabic telah terdaftar di BPPOM sehingga Anda tak perlu lagi khawatir tentang keamanan obat herbal diabetes satu ini.

7 September, 2020
Kategori: /
Diposting oleh Melabic Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang

MelabicIndonesia.com adalah website resmi untuk produk Melabic yang juga merupakan bagian dari Ocydia.com. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik serta menyediakan produk-produk original dan berkhasiat.

Copyright © 2020 Melabic — Powered by Ocydia Digital Dept

Copyright © 2020 Melabic
Powered by Ocydia Digital Dept

Melabic is a part of

Keranjang Belanja
There are no products in the cart!
Continue Shopping
0