Mitos Seputar Diabetes Yang Perlu Diketahui

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Untuk itu, ada banyak sekali spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai diabetes yang justru tidak terbukti kebenarannya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini kami bagikan beberapa mitos seputar diabetes yang harus Anda ketahui faktanya.


1. Mitos : Penderita diabetes dilarang mengonsumsi karbohidrat
Fakta : Anda yang menderita diabetes masih tetap bisa mengonsumsi karbohidrat, yang perlu Anda perhatikan adalah jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi.
2. Mitos : Makanan manis menyebabkan diabetes
Fakta : Diabetes tipe 1 disebabkan oleh gangguan sistem autoimun pada tubuh yang menyebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 disebabkan oleh kombinasi dari sejumlah kebiasaan gaya hidup yang kurang baik, obesitas, tidak aktif secara fisik, stress berat, juga pola makan yang tidak sehat.
3. Mitos : Diabetes adalah penyakit keturunan
Fakta : Memang benar jika orangtua diabetes, anak akan lebih beresiko mengalami diabetes pula. Namun, hampir 95 persen kasus diabetes justru bukan disebabkan oleh faktor keturunan. Kebanyakan kasus lebih disebabkan oleh kelebihan konsumsi/asupan karbohidrat sehingga menyebabkan kekurangan insulin.
4. Mitos : Diabetes bukan penyakit serius
Fakta : Komplikasi pada diabetes mungkin memang bisa dicegah dengan gaya hidup sehat dan pengobatan yang benar. Namun, jika diabetes dibiarkan justru akan memicu penumpukan gula darah yang akan mempengaruhi pembuluh darah dan ujung saraf. Hal tersebutlah yang akan mengundang penyakit berbahaya seperti jantung dan stroke.
5. Mitos : Diabetes penyakit orang tua
Fakta : Meski diabetes lebih banyak dialami oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun, namun saat ini banyak anak-anak dan remaja yang didiagnosa beresiko memiliki diabetes tipe 2, terutama bagi yang mengalami obesitas. Penyebab utamanya adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.
6. Mitos : Diabetes ada yang kering dan basah
Fakta : Masyarakat menganggap bahwa jika luka tak kunjung sembuh merupakan pertanda diabetes basah. Padahal diabetes tidak dibagi dalam golongan basah dan kering. Sebenarnya “diabetes basah” yang memicu kesalahpahaman merupakan diabetes mellitus. Luka yang timbul dan sulit sembuh pun dikarenakan komplikasi akibat kadar gula yang terus-menerus meningkat.


Jika dibiarkan berkembang, berbagai asumsi yang tidak benar tersebut bisa saja menyesatkan para penderita diabetes. Untuk itulah, ada baiknya Anda lebih bijak menyerap berbagai informasi yang berkembang atau pun langsung mendiskusikan hal tersebut kepada ahlinya agar bisa menghadapi diabetes dengan benar.

Paket Hemat MELABIC! Buy1 Get1 BONUS Diabetic Sock


Dan ada baiknya jika Anda mencegah resiko diabetes sedini mungkin. Anda bisa mengonsumsi MELABIC HERBAL secara rutin 1 jam sebelum makan untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

15 December, 2020
Kategori:
Diposting oleh Riani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang

MelabicIndonesia.com adalah website resmi untuk produk Melabic yang juga merupakan bagian dari Ocydia.com. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik serta menyediakan produk-produk original dan berkhasiat.

Copyright © 2020 Melabic — Powered by Ocydia Digital Dept

Copyright © 2020 Melabic
Powered by Ocydia Digital Dept

Melabic is a part of

Keranjang Belanja
There are no products in the cart!
Continue Shopping
0